Wisata Kuliner Purwakarta Sate Maranggi

5

Wisata Kuliner Purwakarta Sate Maranggi – Kuliner berupa sate mungkin sudah tidak asing lagi di lidah para pembaca semua, namun untuk jenis sate maranggi sepertinya tidak semua pernah merasakan kelezatannya. Sebabnya makanan ini di racik dengan bumbu yang sangat berbeda dari sate pada umumnya, sehingga tidak banyak orang yang benar-benar bisa memasak sate ini dengan sempurna.

Yang paling di kenal sate ini adalah makanan khas dari daerah purwakarta, dan di sana ada rumah makan yang cukup tenar namanya dengan menu andalan sate maranggi ini. Tepatnya di daerah Cibungur Purwakarta, Sebelum tol Cipularang di bangun daerah ini menjadi jalur utama menuju kota bandung dari arah Jakarta dan Cikampek, para pengguna jalan sering menghabiskan waktu istirahanya sambil menyantap sate di rumah makan ini.

Namun sekarang tidak hanya di daerah tersebut kuliner sate maranggi yang lezat ini bisa di nikmati. Kini di kota Bandung pun banyak tempat makan yang menjajakannya, salah satunya di jalan jawa 32 Bandung, ada warung soto dan sate maranggi yang pembuatnya sendiri asli berasal dari Purwakarta, sehingga kelezatannya tidak di ragukan lagi.

Selain itu, sate maranggi di bandung juga bisa ditemui di lokasi lainnya, yang pernah admin blog ini rasakan sendiri kelezatannya ada di daerah rende kabupaten Bandung, tepatnya di jalur menuju arah waduk Cirata, ada warung sate bernama Sariwangi dan Family, keduanya menjajakan maranggi dengan rasa yang benar-benar lezat seperti aslinya. Namun tempat ini jika sengaja di tempuh dari kota bandung akan cukup memakan waktu, jika anda sering melewati jalur Bandung – Jakarta via purwakarta, akan melewati daerah ini dan bisa mampir sejenak sambil menikmati makanan khas yang lezat ini.

CITARASA SATE MARANGGI YANG KHAS

Wujud dari sate ini sekilas hampir sama dengan jenis sate lainnya, yang paling membedakan adalah dari tampilan bumbu yang melengkapinya. Jika biasanya bumbu sate yang kita temui terbuat dari kacang yang di haluskan, berbeda dengan maranggi yang bumbunya berbahan utama kecap manis di campur bumbu lain seperti tomat, bawang, cabai dan sebagainya. Sebelum di bakar, sate ini juga melewati beberapa proses yang cukup panjang terlebih dahulu, daging harus di rendam beberapa jam dengan bumbu-bumbu dan rempah khusus sehingga rasanya benar-benar menyerap kedalam.

Bahan daging yang di gunakan biasanya berupa daging sapi atau kambing, citarasa yang paling membedakan adalah terdapat rasa manis dan gurih, ditambah dengan rasa pedas yang terdapat dari bumbu kecap tradisionalnya, pastinya akan membuat ketagihan siapapun yang menyantapnya.

Ada yang menarik dari cara penyajian di beberapa tempat makan yang menyajikan sate maranggi khas purwakarta ini, terutama di warung-warung yang masih bernuansa tradisional. Saat kita datang untuk makan tidak perlu memesan berapa tusuk seperti biasanya, penjualnya akan langsung membakar sate, dan menyajikannya hangat-hangat kepada anda, baru pada saat selesai makan tusuk sate akan di hitung berapa yang kita habiskan. Selain itu nasi yang bisanya di siapkan di warung tradisional seperti ini berupa timbel atau nasi yang di bungkus daun pisang, semua di sajikan dengan sistim parasmanan.

Konsep makan unik seperti ini cukup bisa menambah suasana makan kita menjadi lebih nikmat. Namun sekarang ini sulit untuk merasakan konsep makan tradisonal yang demikian, beberapa tempat yang pernah rasakan ada didaerah Cianjur dan di kota Purwakarta, itu pun hanya berupa warung tenda di pinggir jalan.

Leave a Reply